INFO JADWAL PENDAFTARAN : PSDKU IPB

Arrow up
Arrow down
Indonesian English

Program Keahlian Teknologi Produksi dan Manajemen Perikanan Budidaya

VISI

Visi Program Keahlian Teknologi Produksi dan Manajemen Perikanan Budidaya adalah menjadi pelaksana pendidikan vokasi bidang perikanan budidaya yang terkemuka di tingkat nasional dan regional.

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan program pendidikan keahlian yang berkualitas dan profesional, sehingga dihasilkan insan terdidik yang unggul, profesional dan berkarakter kewirausahaan di bidang perikanan budidaya.
  2. Melaksanakan penelitian untuk mendapatkan teknologi tepat guna dan metode praktis perikanan budidaya yang berdaya saing dan berkelanjutan.
  3. Melakukan pengabdian pada masyarakat melalui penyebaran teknologi tepat guna dan metode praktis dan manajemen unggul perikanan budidaya dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan usaha perikanan budidaya.

TUJUAN PENDIDIKAN

Menghasilkan tenaga ahli madya dan wirausaha yang kompeten dan profesional dalam memproduksi produk perikanan budidaya air tawar, payau dan laut, baik ukuran benih, ukuran konsumsi dan ikan hias, termasuk menangani pengadaan sarana produksi dan hasil panen, secara menguntungkan dan berkelanjutan

LEARNING OUTCOMES

  1. Mampu melakukan kegiatan pembenihan ikan mulai pemilihan lokasi, desain detail dan konstruksi fasilitas pembenihan, pengadaan sarana dan prasarana produksi, proses produksi (yang mencakup pemeliharaan dan pemijahan induk, penetasan telur, pemeliharaan larva dan pendederan benih serta mengkultur pakan alami), pengangkutan dan pemasaran benih. Menguasai standarisasi dan sertifikasi mutu serta peraturan (legalitas) tentang benih dan perbenihan, baik pada level lokal, regional maupun global.
  2. Mampu melakukan kegiatan pembesaran ikan (growout) komoditas perikanan budidaya (akuakultur) air tawar, payau dan laut, dari mulai pemilihan lokasi, desain detail dan konstruksi fasilitas, pengadaan sarana dan prasarana (seperti benih, pakan, obat-obatan, tenaga kerja, bahan bakar minyak, peralatan dan sebagainya), proses produksi (mencakup persiapan wadah, penebaran/penanaman benih/bibit, pemberian pakan, pencegahan dan pemberantasan hama dan penyakit, monitoring dan pemanenan), penanganan pascapanen dan pemasaran hasil. Menguasai standarisasi dan sertifikasi mutu serta peraturan (legalitas) tentang produk perikanan budidaya, baik pada level lokal, regional maupun global.
  3. Mampu menangani penanganan produk perikanan budidaya setelah pemanenan hingga sampai kepada konsumen yang mencakup sortasi dan grading, pemberokan, pembiusan, pengangkutan hidup, penimbunan (stunting), peningkatan mutu, tagging, chipping, penyajian (displaying) dan teknik lainnya yang terkait dengan promosi, peningkatan harga produk, keamanan pangan dan keselamatan konsumen.  Mampu menerapkan teknologi pascapanen produk perikanan budidaya yang lazim seperti penyimpanan segar/beku, pengeringan, pengasapan, pemindangan, pengasinan dan sebagainya.
  4. Mampu melakukan diagnosis dan terapi ikan sakit, monitoring dan pengelolaan kualitas air, monitoring pertumbuhan dan populasi ikan kultur dengan teknis sampling, seleksi induk dan benih unggul, dan beberapa teknik laboratorium lainnya yang terkait dengan kesehatan, kualitas air media pemeliharaan, nutrisi dan pemberian pakan ikan.    
  5. Mampu memproduksi pakan alami secara masal dan komersial sejak penyiapan wadah dan media (air), pupuk dan pemupukan media kultur pakan alami, pengadaan dan penanganan inokulan serta inokulasi, monitoring populasi, pengelolaan kualitas air, pemanenan dan penanganan pasca panen, termasuk mampu melakukan peningkatan kandungan gizi pakan alami (enrichment) dan penyisipan obat-obatan dan zat tertentu ke dalam pakan alami terkait dengan upaya pengobatan, pemacuan pertumbuhan dan peningkatan mutu ikan kultur.
  6. Mampu melakukan pengelolaan usaha akuakultur yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluai, sejak pengadaan sarana dan prasarana produksi, proses produksi hingga panen, pascapanen dan pemasaran.  Mampu pula melakukan pengawasan dan evaluasi akuakultur mencakup analisis kelayakan usaha dan sebagainya.

LAPANGAN PEKERJAAN

Sebagai tenaga ahli madya pada :

  1. Perusahaan perikanan budidaya baik usaha pembenihan maupun pembesaran untuk tujuan konsumsi dan ikan hias.
  2. Perusahaan produsen dan agen distributor sarana produksi perikanan (benih, pakan, obat-obatan, peralatan budidaya dan sebagainya) 
  3. Perusahaan pemasaran hasil produk perikanan  budidaya (pengumpul, penyalur, eksportir dan sebagainya).
  4. Instansi pemerintah yang berkaitan dengan perikanan budidaya dan perikanan pada umumnya (lembaga penelitian dan pengembangan, lembaga perekayasaan, karantinan ikan, birokrasi dan unit pelaksana teknis)
  5. Lembaga (swasta dan pemerintah) yang berkecimpung dalam konservasi (penangkaran hewan akuatik) dan pariwisata akuatik

Wiraswasta di bidang produksi perikanan budidaya baik pembenihan, pendederan, pembesaran maupun pengadaan sarana produksi serta bidang pemasaran dan distribusi hasil produk perikanan budidaya.